Kelompok Rasialis Ancam Obama


Senator Barack Obama memang mendapat dukungan sebagian besar pemilih kulit putih sebagai calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat,namun dia tetap menghadapi tantangan dan ancaman rasialis yang semakin menguat dari kelompok kulit putih.

Organisasi seperti Neo- Nazi, Skinhead, Klu Klux Klan dan kelompok pendukung segregasi lainnya sangat potensial mengancam Obama. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya email dan posting yang masuk di situs internet kelompok-kelompok rasialis ini. Semakin besarnya penolakan kelompok supremasi kulit putih ini terlihat sejak Obama memenangi nominasi presiden dari Partai Demokrat 3 Juni lalu.

Mereka yang mendaftarkan diri menjadi anggota dan simpatisan organisasi ini juga semakin bertambah. Tidak kurang dari 40.000 kiriman masuk ke dalam situs internet Klu Klux Klan sejak 3 Juni lalu. Para warga kulit putih rasialis ini menunjukkan kemarahan dan penolakan mereka terhadap Obama sebagai calon presiden pertama berkulit hitam.’’Saya belum pernah melihat adanya kemarahan seperti ini sejak lama,’’ ujar Billy Roper,ketua organisasi kulit putih bernama White Revolution yang berbasis di Russelville, Arkansas.

’’Belum ada yang menggugah warga kulit putih Amerika seperti sekarang ini selain prospek munculnya presiden pertama nonkulit putih,’’ lanjut Roper seperti dikutip Washington Post kemarin. Gejala meningkatnya kebencian kelompok supremasi kulitputihinisebenarnya telah terlihat sejak Obama menjadi salah satu calon presiden dari Partai Demokrat pada awal 2007 lalu.Kebencian itu lantas terungkap dari kiriman-kiriman di internet yang bahkan mengancam nyawa Obama.

Pihak keamanan pemerintah federal kemudian meminta Dinas Rahasia AS mulai mengawal Obama pada Februari 2007. Langkah ini sangat istimewa, meskipun dia belum resmi sebagai calon saat itu. Awal bulan ini Obama juga meluncurkan sebuah situs internet baru dengan tujuan menghalau pandangan yang salah terhadap senator berusia 46 tahun ini.

Di situ antara lain disebutkan bahwa isi buku Obama sama sekali tidak rasialis dan istrinya, Michelle, tidak pernah menggunakan kata ’’whitey’’ yang dianggap rasialis. ’’Kita harus proaktif dalam menghadapi serangan ini,’’ ujar Tommy Vietor, juru kampanye Obama. (*)

Sumber : Sindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: